- Home
- Article Details
Article
PlayStation VR Bakal Adopsi 4K dan Segudang Fitur Baru
Admin
- 17 May 2021
- already 116 views
Dikutip dari UploadVR, Jumat (14/5/2021), detailnya PSVR itu akan dilengkapi dengan resolusi 4000 x 2040 piksel, dial penyesuaian pemisahan lensa, dan eye-tracking.
Kemudian, motor getaran di headset akan dimanfaatkan oleh pengembang dalam memberikan haptic feedback secara langsung.
Sony sebelumnya mengonfirmasi sedang mengembangkan headset VR berkabel generasi berikutnya untuk PS5 yang disebut akan dirilis tahun 2021.
Kemudian mengungkapkan pengontrol untuk perangkat yang akan datang dengan stik analog dan sensor posisi jari, ditambah pemicu resistif yang dapat mendorong jari pengguna ke belakang saat ditekan, seperti yang terlihat pada pengontrol DualSense milik PS5.
Detail
Resolusi yang dimiliki headset besutan Sony itu akan berada di bawah HP Reverb G2 yang saat ini memimpin pasar VR. Namun, sedikit lebih unggul dari Oculus Quest 2.
Resolusi yang dimilikinya diperkirakan sekitar 8,16 juta piksel secara total. Selanjutnya, PSVR baru akan menggunakan koneksi USB type-c antara konsol PS5 dan headset.
Headset Sony baru akan menggunakan kamera onboard-nya untuk melacak posisi pengontrol baru, sehingga menyederhanakan pengaturan secara dramatis dibandingkan dengan generasi saat ini dan membuka lebih banyak kebebasan bergerak untuk pemain.
Spekulasi
Meskipun bagian ini adalah spekulasi, ada kemungkinan bahwa dengan rencana penyertaan foveated rendering, ketajaman yang dirasakan yang diberikan oleh headset Sony yang akan datang mungkin jauh lebih baik dibandingkan dengan sistem saat ini dengan cara supersampling area fokus.
Eye-tracking dapat secara dramatis mengubah rasa interaksi yang dibuat antara avatar di VR. Secara umum, teknologi memungkinkan ekspresi yang lebih halus yang diterjemahkan ke dalam pengertian yang lebih mendalam tentang kebersamaan dengan orang lain di dunia virtual.
Eye-tracking juga dapat digunakan untuk kegunaan lain, seperti mekanisme lemparan yang jauh lebih baik yang memperhitungkan apa yang dilihat pemain saat mereka melepaskan objek virtual.
Sumber: https://www.liputan6.com/
Search
Categories
Tags
- seo
- digital marketing
- website traffic
- corporate seo services
- corporate seo
- jasa SEO perusahaan
- SEO B2B
- digital marketing corporate
- mobile web
- mobile apps
- mobile app perusahaan
- aplikasi mobile
- transformasi digital
- SEO perusahaan
- strategi digital corporate
- jasa aplikasi
- jasa buat aplikasi
- pembuatan aplikasi
- aplikasi perusahaan
- software house indonesia
- pembuatan aplikasi berbasis web
- web app
- mobile app
- jasa kelola social media
- manajemen media sosial
- social media corporate
- digital branding
- B2B marketing
- lead B2B
- digital marketing B2B
- aplikasi custom
- Tren IT 2026
- Konsultan IT Enterprise
- Aplikasi B2B
- Custom Web App
- Kelemahan SaaS
- Pengembangan Web
- Strategi Bisnis 2026
- Konsultan IT
- Strategi B2B
- Lead Generation
- Marketing Agency
- Transformasi Bisnis
- Tren Mobile App 2026
- Flutter Developer
- Pembuatan Aplikasi Mobile
- UI UX Design
- Ruby on Rails
- Web Development
- Keamanan Siber
- Startup IT
- Audit UI/UX
- Jasa Desain Website
- Konversi Website
- Wiradipa Nusantara
- Memilih Digital Agency
- Konsultan Digital
- Digital Marketing Jakarta
- Strategi Korporasi
- Content Strategy B2B
- Content Marketing Korporat
- Digital Marketing Agency
- Otoritas Brand