Contact Information <p>Suryalaya Baru no 13 <br> Kota Bandung, Jawa Barat</p>
We're Available 24/ 7. Call Now.

022-7510194

info@wiradipa.com

Find us here

Perbedaan antara Data Scientist dan Data Analyst

Article images
  • 04-May-2021
Blog Images

Data Scientist

Data scienctist melakukan proses analisis data menggunakan berbagai cara dan algoritme untuk menemukan solusi dari suatu masalah yang rumit. Data Scientist mengombinasikan beberapa pasang data untuk mengungkap suatu pola.

Contohnya, kebiasaan dan preferensi konsumen. Pola yang dicari ini nantinya dapat digunakan sebagai acuan untuk memprediksi pergerakan bisnis suatu produk.

Amazon, misalnya, menggunakan data penggunanya untuk menentukan produk yang akan disarankan pada setiap pengguna. Untuk merekomendasikan produk ini, dibutuhkan beberapa kemampuan khusus, di antaranya pemahaman statistika, pemrograman, dan pengetahuan bisnis.

Statistik merupakan inti dari Data Scientist. Bidang ini membutuhkan orang-orang yang memiliki kapasitas untuk mengungkap sebuah tren menggunakan data yang jumlahnya bisa lebih dari satu juta baris.

Selain itu, kemampuan pemrograman juga dibutuhkan untuk mengubah kumpulan data yang masih berbentuk bahasa pemrograman tadi menjadi sesuatu yang lebih mudah untuk dibaca dan dipahami orang awam.

Seorang Data Scientist juga membutuhkan pengetahuan bisnis agar dapat memenuhi tujuan perusahaan. Pada akhirnya, seorang Data Scientist akan menghasilkan data product seperti sistem rekomendasi yang dimiliki Amazon untuk para calon konsumennya.

Data Analyst

Meski memiliki nama yang berbeda, pekerjaan Data Analyst ternyata memiliki persamaan dengan Data Scientist. Seorang Data Analyst juga bertugas untuk menganalisis data dan mendapatkan pengetahuan baru dari sana. 

Perbedaannya, seorang Data Scientist diperlukan bila perusahaan sudah memiliki data pada volume besar tertentu dan membutuhkan bantuan untuk menganalisisnya sebelum menghasilkan data product.

Seorang Data Analyst memang tidak dituntut untuk mengerti seluk beluk dunia pemrograman namun, menjadi nilai plus bila ia mengetahuinya.

Selebihnya Data Analyst juga tetap harus memahami statistik dan operasi bisnis karena seorang Data Analyst biasanya diminta untuk menghasilkan laporan atau presentasi yang merupakan intisari dari kinerja perusahaan.

Karena cakupan tugasnya yang tidak lebih banyak dari Data Scientist, terkadang Data Analyst kerap disebut juga sebagai junior Data Scientist. 

Mereka yang tertarik untuk mengembangkan karir biasanya akan berpindah haluan dari Data Analyst ke Data Scientist dengan melanjutkan study. 

Sumber: https://www.ekrut.com/

Blog Author
Theresa Underwood

Email is a crucial channel in any marketing mix, and never has this been truer than for today’s entrepreneur. Curious what to say.

Comments:

Blog Comment
Sophie Asveld

February 14, 2019

Email is a crucial channel in any marketing mix, and never has this been truer than for today’s entrepreneur. Curious what to say.

Blog Comment
Sophie Asveld

February 14, 2019

Email is a crucial channel in any marketing mix, and never has this been truer than for today’s entrepreneur. Curious what to say.

Leave a comment:

Let's work together

Need a successful project?

Estimate Project
Or call us now info@wiradipa.com