- Home
- Article Details
Article
Pengguna Slack Kini Bisa Kirim Pesan ke Karyawan di Perusahaan Lain
Admin
- 29 Mar 2021
- already 120 views
Pertengahan tahun lalu platform komunikasi untuk pekerja di perusahaan, Slack, memperkenalkan Slack Connect. Slack Connect memungkinkan pekerja di sebuah perusahaan (workspace) bisa berkolaborasi dengan pekerja di perusahaan lainnya dalam mengerjakan sebuah project.
Slack Connect kini semakin diperkaya dengan kehadiran fitur anyar, yaitu Direct Message (DM). Dengan adanya DM, maka seorang karyawan di suatu perusahaan bisa mengirimkan pesan ke seseorang di perusahaan lain, meski berbeda workspace.
Slack sendiri sebelumnya sudah memiliki fitur DM. Hanya saja, fitur ini hanya berfungsi untuk mengirimkan pesan ke rekan kerja dalam satu workspace saja.
Nah, agar bisa mengirimkan DM melalui Slack Connect, seorang pengguna Slack yang tergabung dalam sebuah workspace bisa mengakses fitur Slack Connect yang berada di tampilan utama Slack, baik itu versi aplikasi maupun desktop.
Usai meng-klik fitur itu, maka mereka bisa memilih tombol "Start a direct message" dan mengirimkan surat undangan ke pengguna Slack yang terdaftar dalam workspace lain dengan mengetikkan alamat e-mail mereka.
Nantinya, orang yang diajak harus menerima undangan tersebut, supaya percakapan via DM di Slack Connect bisa dimulai. Dengan demikian, fitur ini diharapkan dapat mempermudah komunikasi yang melibatkan dua perusahaan dalam sebuah project yang sama.
Sebagai informasi, fitur DM di Slack Connect sendiri sebenarnya sudah diumumkan sejak Oktober tahun lalu.
Namun, fitur itu kini sudah bisa dijajal oleh pemilik workspace berbayar mulai hari ini, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari TheVerge, Jumat (25/3/2021).
Rencananya, fitur tersebut bakal menyambangi pengguna workspace gratisan dalam beberapa waktu ke depan.
Selain DM Slack Connect untuk pengguna gratisan, Slack juga berencana menghadirkan sebuah fitur yang memungkinkan dua atau lebih perusahaan berkolaborasi menggunakan private business network.
Fitur yang diklaim bisa menggabungkan channel, aplikasi, dan fitur Slack lainnya ini dijanjikan bakal menyambangi Slack Connect di sekitar pengujung 2021.
Sumber: https://www.kompas.com/
Search
Categories
Tags
- seo
- digital marketing
- website traffic
- corporate seo services
- corporate seo
- jasa SEO perusahaan
- SEO B2B
- digital marketing corporate
- mobile web
- mobile apps
- mobile app perusahaan
- aplikasi mobile
- transformasi digital
- SEO perusahaan
- strategi digital corporate
- jasa aplikasi
- jasa buat aplikasi
- pembuatan aplikasi
- aplikasi perusahaan
- software house indonesia
- pembuatan aplikasi berbasis web
- web app
- mobile app
- jasa kelola social media
- manajemen media sosial
- social media corporate
- digital branding
- B2B marketing
- lead B2B
- digital marketing B2B
- aplikasi custom
- Tren IT 2026
- Konsultan IT Enterprise
- Aplikasi B2B
- Custom Web App
- Kelemahan SaaS
- Pengembangan Web
- Strategi Bisnis 2026
- Konsultan IT
- Strategi B2B
- Lead Generation
- Marketing Agency
- Transformasi Bisnis
- Tren Mobile App 2026
- Flutter Developer
- Pembuatan Aplikasi Mobile
- UI UX Design
- Ruby on Rails
- Web Development
- Keamanan Siber
- Startup IT
- Audit UI/UX
- Jasa Desain Website
- Konversi Website
- Wiradipa Nusantara
- Memilih Digital Agency
- Konsultan Digital
- Digital Marketing Jakarta
- Strategi Korporasi
- Content Strategy B2B
- Content Marketing Korporat
- Digital Marketing Agency
- Otoritas Brand