- Home
- Article Details
Article
Android 14 Bakal Cegah Pemasangan Aplikasi Lawas untuk Hindari Malware
Admin
- 27 Jan 2023
- already 157 views
Google kian serius menangani kasus infeksi malware di perangkat dan smartphone Android. Terkini cara yang dilakukan adalah membatasi pemasangan aplikasi agar tidak jadi media penyebar malware.
Perusahaan yang bermarkas di Mountain View, California, AS, ini memastikan bahwa semua aplikasi yang tersedia di Google Play Store bebas dari malware. Sayangnya, ketersediaan aplikasi yang bisa diunduh di luar toko aplikasi Google Play Store membuat celah penyebaran malware.
Menanggapi hal ini, Google berencana untuk mencegah pemasangan aplikasi-aplikasi yang lama tidak di-update dan side-loading atau aplikasi yang bisa diunduh di luar toko aplikasi Google Play.
Mengutip Gizmochina, Rabu (25/1/2023), Google juga mengajak pengguna Android untuk meng-update aplikasi yang terpasang di smartphone mereka secara teratur.
Sekadar informasi, sejak versi terbaru yakni Android 13 diluncurkan, kini sistem operasi ini baru dijalankan di 5,2 persen perangkat Android. Google mungkin meningkatkan batas API minimum ke Android 6.0 untuk lebih melindungi pengguna dari penyebaran malware.
Hal ini karena serangan malware biasanya menargetkan Android versi lama dengan patch keamanan yang telah kedaluarsa. Begitu Google mulai memblokir fitur side-loading, jumlah serangan malware diprediksi akan turun drastis.
Perkenalkan Fitur Baru di Android 14
Perlu dicatat, aksi Google dengan update ini tidak akan mempengaruhi smartphone versi OS lebih baru, karena biasanya OS baru relatif menerima update tepat waktu untuk berbagai aplikasinya.
Google kini mempertimbangkan untuk mengaktifkan atau menonaktifkan fitur yang memblokir instalasi aplikasi lawas di Android 14. Perusahaan menyadari, penyebaran malware di antara smartphone Android menjadi perhatian dan sedang mengambil langkah untuk mengatasinya.
Tersedia di Android 14 Developer Preview
Untuk memastikan pengguna memiliki kontrol penuh atas perangkatnya, Google menyediakan cara bagi pengguna untuk mengabaikan fitur tersebut melalui fitur command shell. Hal ini bisa dilakukan dengan memperkenalkan bendera tertentu di command shell.
Perlu diperhatikan, proses ini bisa lebih rumit dari sekadar memasang APK di smartphone Android. Tujuannya adalah untuk mempersulit sebagian besar pengguna untuk mem-bypass fitur tersebut, tetapi tetap memberi jalan pada pengguna yang membutuhkannya.
Pengguna mungkin bisa melihat fitur tersebut di pratinjau developer Android 14 yang tersedia Maret mendatang.
Sumber: https://www.liputan6.com/
Search
Categories
Tags
- seo
- digital marketing
- website traffic
- corporate seo services
- corporate seo
- jasa SEO perusahaan
- SEO B2B
- digital marketing corporate
- mobile web
- mobile apps
- mobile app perusahaan
- aplikasi mobile
- transformasi digital
- SEO perusahaan
- strategi digital corporate
- jasa aplikasi
- jasa buat aplikasi
- pembuatan aplikasi
- aplikasi perusahaan
- software house indonesia
- pembuatan aplikasi berbasis web
- web app
- mobile app
- jasa kelola social media
- manajemen media sosial
- social media corporate
- digital branding
- B2B marketing
- lead B2B
- digital marketing B2B
- aplikasi custom
- Tren IT 2026
- Konsultan IT Enterprise
- Aplikasi B2B
- Custom Web App
- Kelemahan SaaS
- Pengembangan Web
- Strategi Bisnis 2026
- Konsultan IT
- Strategi B2B
- Lead Generation
- Marketing Agency
- Transformasi Bisnis
- Tren Mobile App 2026
- Flutter Developer
- Pembuatan Aplikasi Mobile
- UI UX Design
- Ruby on Rails
- Web Development
- Keamanan Siber
- Startup IT
- Audit UI/UX
- Jasa Desain Website
- Konversi Website
- Wiradipa Nusantara
- Memilih Digital Agency
- Konsultan Digital
- Digital Marketing Jakarta
- Strategi Korporasi
- Content Strategy B2B
- Content Marketing Korporat
- Digital Marketing Agency
- Otoritas Brand
- Anggaran IT Perusahaan
- Efisiensi Biaya IT
- Konsultan IT Bandung
- Digital Transformasi
- ROI Teknologi
- Sistem Approval Internal
- Otomatisasi Proses Bisnis
- Aplikasi HR Kustom
- Efisiensi Operasional
- aplikasi mobile kustom
- jasa pembuatan aplikasi android
- ios developer
- Keunggulan Flutter
- Aplikasi Cross Platform
- Jasa Developer Flutter
- Mobile App Development
- biaya pembuatan aplikasi
- harga aplikasi mobile
- estimasi proyek IT
- mobile marketing strategi
- digital marketing aplikasi
- retensi user
- UI UX aplikasi mobile
- jasa desain UI UX
- desain aplikasi android
- retensi pengguna
- integrasi aplikasi mobile
- sistem ERP kustom
- backend ruby on rails
- efisiensi bisnis
- keamanan aplikasi mobile
- aplikasi enterprise aman
- proteksi data korporat
- aplikasi absensi lapangan
- aplikasi sales kustom
- produktivitas karyawan
- manajemen tim lapangan
- KOL untuk aplikasi
- promosi aplikasi
- KOL management agency
- kesalahan pembuatan aplikasi
- konsultan pembuatan aplikasi
- developer terpercaya
- strategi IT korporat
- digitalisasi sektor publik
- e-government indonesia
- vendor IT pemerintahan
- konsultan IT BUMN
- lelang pengadaan IT
- keamanan aplikasi pemerintahan
- web app pemerintahan
- standar keamanan IT
- aplikasi layanan masyarakat
- pembuatan aplikasi pemerintahan
- gov tech agency
- content strategy pemerintahan
- humas digital pemerintahan
- kampanye publik
- komunikasi publik
- sistem manajemen data
- web app ruby on rails
- aplikasi database kustom
- efisiensi instansi
- website instansi pemerintah
- UI UX website publik
- KOL kampanye sosial
- KOL management pemerintahan
- influencer edukasi
- strategi komunikasi publik
- digital marketing BUMN
- agency BUMN
- strategi promosi program
- transformasi digital BUMN
- agile proyek IT
- manajemen proyek IT
- konsultan IT agile