- Home
- Article Details
Article
YouTube Uji Coba Pinch To Zoom, Fitur Zoom Video untuk Pelanggan Premium
Admin
- 08 Aug 2022
- already 128 views
YouTube menguji coba fitur baru di aplikasi mobile-nya. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk zoom in pada tiap video yang ditonton.
Namun fitur pinch to zoom video tersebut terbatas hanya untuk pelanggan YouTube Premium.
Dilaporkan 9to5Google, fitur yang tengah diuji coba ini memungkinkan pengguna untuk melakukan gerakan cubit pada layar untuk memperbesar alias zoom video YouTube. Fitur ini bisa berfungsi dalam tampilan lanskap potret ataupun layar penuh.
Mengutip The Verge, Jumat (5/8/2022), fitur zoom ini akan tetap dalam pengujian hingga 1 September 2022. Dengan begitu, YouTube akan memiliki waktu sekitar satu setengah bulan untuk mengumpulkan feedback dari pengguna dan memperbaiki berbagai hal sebelum meluncurkannya secara luas.
Untuk mengaktifkan fitur pinch to zoom, pelanggan berbayar YouTube bisa membuka menu Setting YouTube baik di smartphone atau situs web. Selama pengguna berlangganan layanan YouTube Premium, seharusnya ada bagian "coba fitur baru".
Saat ini, satu-satunya fitur yang tersedia untuk pengujian adalah fungsi zoom ini. Meski begitu, tampaknya pengujian fitur ini mengalami penundaan karena saat Tekno Liputan6.com mencoba gerakan pinch, layar tidak bisa di-zoom.
Bisa Zoom Hingga 8x
Namun The Verge menyebut, ketika fitur tersebut diaktifkan, pelanggan YouTube Premium bisa men-zoom layarnya hingga 8x pembesaran.
Sekadar informasi, saat ini sudah ada cara untuk men-zoom konten YouTube dengan berbagai fungsi aksesibilitas di Android dan iOS dan mudah melakukan zoom di browser desktop.
Namun menjadikan fitur zoom in sebagai fitur asli opsional di aplikasi seluler tampaknya akan membuat pelanggan lebih nyaman.
Sebelumnya pada bulan lalu, YouTube menghadirkan mode picture-in-picture untuk iPhone dan iPad setelah mengujinya di kalangan pelanggan premium YouTube. Fitur tersebut sudah lebih dahulu ada di YouTube Android.
Iklan YouTube Disalahgunakan untuk Penipuan
Sebelumnya, iklan YouTube di Google Search yang tampak realistis mengarahkan pengguna ke penipuan dukungan teknis yang berpura-pura menjadi peringatan keamanan dari Windows Defender.
Perusahaan keamanan siber Malwarebytes mengungkapkan bahwa mereka menemukan kampanye malvertising "besar" yang menyalahgunakan iklan Google.
Sumber: https://www.liputan6.com/
Search
Categories
Tags
- seo
- digital marketing
- website traffic
- corporate seo services
- corporate seo
- jasa SEO perusahaan
- SEO B2B
- digital marketing corporate
- mobile web
- mobile apps
- mobile app perusahaan
- aplikasi mobile
- transformasi digital
- SEO perusahaan
- strategi digital corporate
- jasa aplikasi
- jasa buat aplikasi
- pembuatan aplikasi
- aplikasi perusahaan
- software house indonesia
- pembuatan aplikasi berbasis web
- web app
- mobile app
- jasa kelola social media
- manajemen media sosial
- social media corporate
- digital branding
- B2B marketing
- lead B2B
- digital marketing B2B
- aplikasi custom
- Tren IT 2026
- Konsultan IT Enterprise
- Aplikasi B2B
- Custom Web App
- Kelemahan SaaS
- Pengembangan Web
- Strategi Bisnis 2026
- Konsultan IT
- Strategi B2B
- Lead Generation
- Marketing Agency
- Transformasi Bisnis
- Tren Mobile App 2026
- Flutter Developer
- Pembuatan Aplikasi Mobile
- UI UX Design
- Ruby on Rails
- Web Development
- Keamanan Siber
- Startup IT
- Audit UI/UX
- Jasa Desain Website
- Konversi Website
- Wiradipa Nusantara
- Memilih Digital Agency
- Konsultan Digital
- Digital Marketing Jakarta
- Strategi Korporasi
- Content Strategy B2B
- Content Marketing Korporat
- Digital Marketing Agency
- Otoritas Brand