- Home
- Article Details
Article
Google akan Integrasikan Meet dan Duo Jadi Satu Aplikasi
Admin
- 03 Jun 2022
- already 178 views
Google mengumumkan, perusahaan menggabungkan dua aplikasi panggilan video-nya, Duo dan Meet, menjadi satu platform, yakni Google Meet.
Google berharap aplikasi hasil integrasi Duo dan Meet ini bisa menjadi aplikasi panggilan suara dan video yang dibutuhkan pengguna untuk memenuhi berbagai kebutuhannya.
Mengutip The Verge, Kamis (2/6/2022), dengan menyatukan Google Duo dan Meet, Google berharap bisa memecahkan beberapa masalah komunikasi modern.
"Yang benar-benar penting adalah memahami bagaimana orang membuat pilihan tentang tool apa yang akan mereka pakai, untuk tujuan apa, dan dalam situasi apa," kata Kepala Google Workspace, Javier Soltero.
Seperti diketahui, saat ini kehidupan pengguna internet dipenuhi oleh jutaan aplikasi chat yang berbeda. Masing-masing aplikasi juga memiliki aturan, norma, dan daftar kontaknya sendiri. Beberapa aplikasi lebih cocok dipakai untuk bekerja dan beberapa cocok dipakai untuk kebutuhan pribadi.
Google berharap, bisa menggunakan alamat email Gmail dan nomor telepon untuk menyatukan kebutuhan tersebut.
"Sangat penting dan kuat untuk bisa menjangkau Anda dengan cara itu. Kemudian, memungkinkan Anda untuk memutuskan apakah Anda ingin dijangkau atau tidak ketimbang harus mengelola semua identitas yang berbeda ini dan berurusan dengan konsekuensi," kata Soltero.
Soltero sebelumnya sudah menggemborkan gagasan mengenai "keterjangkauan" ini selama masa jabatannya di Google. Hal ini juga mengarahkan Google untuk mengintegrasikan Meet dan Chat ke dalam banyak layanan lainnya.
Menyederhanakan Pilihan Komunikasi
Meski jadi tujuan yang baik, ada harga yang harus dibayar untuk keputusan ini, yakni menambahkan segalanya ke sebuah layanan dan membuat pengguna bisa meeting (rapat) dari mana saja. Namun, benarkah pengguna benar-benar membutuhkannya?
Memang menyederhanakan pilihan komunikasi adalah ide yang bagus, namun dengan menjejalkan berbagai fitur ke satu aplikasi, apakah hal ini akan berhasil?
Sekadar informasi, selama beberapa tahun terakhir, Meet menjadi platform yang kuat untuk semua jenis rapat dan obrolan grup. Sementara Duo lebih banyak dipakai sebagai aplikasi perpesanan.
Google berjanji dengan integrasi ini, pihaknya akan membawa semua fitur Duo dan Meet ke aplikasi terintegrasi. Hal ini akan menawarkan lebih banyak fitur ke aplikasi hasil integrasi.
Tentang Duo
Duo sebelumnya dirilis Google pada 2016 sebagai cara mudah untuk melakukan panggilan video one-on-one, yang tidak dilakukan oleh Meet. Dengan Duo, seseorang bisa menelepon temannya langsung melalui nomor telepon, ketimbang mengandalkan link yang diberikan orang lain untuk join Meet.
Duo dianggap sebagai aplikasi yang mirip FaceTime. Sementara, Meet lebih mirip dengan Zoom, sebagai sebuah aplikasi video conference untuk kebutuhan profesional.
Saat kedua layanan disatukan, Google mengandalkan aplikasi seluler Duo sebagai default. Selain itu, Duo akan mendapatkan update yang menghadirkan banyak fitur Meet ke platformnya.
Mulai Akhir 2022
Mulai akhir 2022 ini, aplikasi Duo akan berganti nama menjadi Google Meet. Aplikasi Google Meet saat ini disebut Meet Original dan pada akhirnya setelah integrasi, tidak akan dipakai lagi. Google menyebut, hal ini adalah cara terbaik untuk maju.
Direktur Produk untuk Video Google Dave Citron mengatakan, aplikasi seluler Duo memiliki banyak kecanggihan. "Terutama di pasar negara berkembang di mana konektivitas jaringan jarang atau sangat bervariasi," katanya.
Sementara Google Meet merupakan platform web yang jauh lebih berkembang sehingga membentuk dasar dari sistem gabungan yang baru.
"Dengan kekuatan gabungan, tidak ada pengguna yang akan tertinggal," katanya.
Sumber: https://www.liputan6.com/
Search
Categories
Tags
- seo
- digital marketing
- website traffic
- corporate seo services
- corporate seo
- jasa SEO perusahaan
- SEO B2B
- digital marketing corporate
- mobile web
- mobile apps
- mobile app perusahaan
- aplikasi mobile
- transformasi digital
- SEO perusahaan
- strategi digital corporate
- jasa aplikasi
- jasa buat aplikasi
- pembuatan aplikasi
- aplikasi perusahaan
- software house indonesia
- pembuatan aplikasi berbasis web
- web app
- mobile app
- jasa kelola social media
- manajemen media sosial
- social media corporate
- digital branding
- B2B marketing
- lead B2B
- digital marketing B2B
- aplikasi custom
- Tren IT 2026
- Konsultan IT Enterprise
- Aplikasi B2B
- Custom Web App
- Kelemahan SaaS
- Pengembangan Web
- Strategi Bisnis 2026
- Konsultan IT
- Strategi B2B
- Lead Generation
- Marketing Agency
- Transformasi Bisnis
- Tren Mobile App 2026
- Flutter Developer
- Pembuatan Aplikasi Mobile
- UI UX Design
- Ruby on Rails
- Web Development
- Keamanan Siber
- Startup IT
- Audit UI/UX
- Jasa Desain Website
- Konversi Website
- Wiradipa Nusantara
- Memilih Digital Agency
- Konsultan Digital
- Digital Marketing Jakarta
- Strategi Korporasi
- Content Strategy B2B
- Content Marketing Korporat
- Digital Marketing Agency
- Otoritas Brand
- Anggaran IT Perusahaan
- Efisiensi Biaya IT
- Konsultan IT Bandung
- Digital Transformasi
- ROI Teknologi
- Sistem Approval Internal
- Otomatisasi Proses Bisnis
- Aplikasi HR Kustom
- Efisiensi Operasional
- aplikasi mobile kustom
- jasa pembuatan aplikasi android
- ios developer
- Keunggulan Flutter
- Aplikasi Cross Platform
- Jasa Developer Flutter
- Mobile App Development
- biaya pembuatan aplikasi
- harga aplikasi mobile
- estimasi proyek IT
- mobile marketing strategi
- digital marketing aplikasi
- retensi user
- UI UX aplikasi mobile
- jasa desain UI UX
- desain aplikasi android
- retensi pengguna
- integrasi aplikasi mobile
- sistem ERP kustom
- backend ruby on rails
- efisiensi bisnis
- keamanan aplikasi mobile
- aplikasi enterprise aman
- proteksi data korporat
- aplikasi absensi lapangan
- aplikasi sales kustom
- produktivitas karyawan
- manajemen tim lapangan
- KOL untuk aplikasi
- promosi aplikasi
- KOL management agency
- kesalahan pembuatan aplikasi
- konsultan pembuatan aplikasi
- developer terpercaya
- strategi IT korporat
- digitalisasi sektor publik
- e-government indonesia
- vendor IT pemerintahan
- konsultan IT BUMN
- lelang pengadaan IT
- keamanan aplikasi pemerintahan
- web app pemerintahan
- standar keamanan IT
- aplikasi layanan masyarakat
- pembuatan aplikasi pemerintahan
- gov tech agency
- content strategy pemerintahan
- humas digital pemerintahan
- kampanye publik
- komunikasi publik
- sistem manajemen data
- web app ruby on rails
- aplikasi database kustom
- efisiensi instansi
- website instansi pemerintah
- UI UX website publik
- KOL kampanye sosial
- KOL management pemerintahan
- influencer edukasi
- strategi komunikasi publik
- digital marketing BUMN
- agency BUMN
- strategi promosi program
- transformasi digital BUMN
- agile proyek IT
- manajemen proyek IT
- konsultan IT agile