- Home
- Article Details
Article
Google Bakal Rilis Privacy Sandbox untuk Batasi Pelacakan di Android
Admin
- 18 Feb 2022
- already 154 views
Mengutip laman Digital Trends, Kamis (17/2/2022), ketika Google meluncurkannya, privacy sandbox bersifat multi-tahun. Selanjutnya, nantinya privacy sandbox akan direncanakan hadir melalui Play Store alih-alih melalui Android 13 yang sudah berfokus pada privasi.
Wakil Presiden Google untuk Manajemen Produk, Keamanan dan Privasi Android, Anthony Chavez mengatakan, "Kami mengumumkan inisiatif multi-tahun untuk membangun privacy sandbox di Android."
"Tujuannya memperkenalkan solusi periklanan yang lebih privat. Secara khusus, solusi ini akan membatasi pembagian data pengguna dengan pihak ketiga dan beoperasi tanpa pengenal lintas aplikasi, termasuk advertising ID," kata Chaves melalui blog Google.
Pada dasarnya, ketika pengguna memakai aplikasi, mereka diberikan identitas atau ID yang mengikuti di berbagai aplikasi. ID inilah yang memungkinkan pengembang atau jaringan periklanan yang dipakai pengembang untuk menargetkan iklan secara efektif.
Pengidentifikasi Bakal Dihapus
Ketika solusi Google privacy sandbox diluncurkan, pengidentifikasi ini akan dihapus dan Google menggantinya dengan sesuatu yang lebih privat.
Chavez mencatat, penghapusan identifikasi lintas aplikasi juga akan berlaku untuk aplikasi-aplikasi milik Google. Dengan begitu, perusahaan tidak akan memberi hak istimewa untuk aplikasinya sendiri.
Tak seperti pendekatan Apple yang pada akhirnya membawa dampak permusuhan dari para mitra, Google menyebut privacy sandbox bekerja dengan baik untuk pengembang pihak ketiga, guna memastikan pelanggan memiliki pengalaman lebih pribadi. Namun di sisi lain, pengembang dan mitra pengiklannya tidak terdampak.
Menurut Google, penyedia aplikasi pihak ketiga seperti Duolingo, Snap, dan Rovio telah menunjukkan dukungan mereka untuk inisiatif ini.
Didukung oleh Meta Facebook
Bukan hanya itu, perusahaan induk Facebook Meta disebut-sebut telah menyetujui langkah tersebut.
"Terdorong untuk melihat pendekatan kolaboratif jangka panjang dari Google untuk iklan pribadi yang melindungi privasi. Kami berharap bisa terus bekerja dengan mereka dan industri dan terus meningkatkan privasi," kata Wakil Presiden Pemasaran Produk, Iklan, dan Bisnis untuk Meta, Graham Mudd.
Meta sebelumnya mengklaim kehilangan USD 10 miliar sebagai akibat dari perubahan privasi Apple. Sementara, Google memandang pendekatan Apple kurang kolaboratif.
"Kami menyadari platform lain telah mengambil pendekatan berbeda terhadap privasi iklan, dengan membatasi teknologi yang digunakan pengembang dan pengiklan. Kami ingin memberikan alternatif yang melestarikan privasi namun tetap mendukung bisnis pengembang," kata pihak Google.
Sumber: https://www.liputan6.com/
Search
Categories
Tags
- seo
- digital marketing
- website traffic
- corporate seo services
- corporate seo
- jasa SEO perusahaan
- SEO B2B
- digital marketing corporate
- mobile web
- mobile apps
- mobile app perusahaan
- aplikasi mobile
- transformasi digital
- SEO perusahaan
- strategi digital corporate
- jasa aplikasi
- jasa buat aplikasi
- pembuatan aplikasi
- aplikasi perusahaan
- software house indonesia
- pembuatan aplikasi berbasis web
- web app
- mobile app
- jasa kelola social media
- manajemen media sosial
- social media corporate
- digital branding
- B2B marketing
- lead B2B
- digital marketing B2B
- aplikasi custom
- Tren IT 2026
- Konsultan IT Enterprise
- Aplikasi B2B
- Custom Web App
- Kelemahan SaaS
- Pengembangan Web
- Strategi Bisnis 2026
- Konsultan IT
- Strategi B2B
- Lead Generation
- Marketing Agency
- Transformasi Bisnis
- Tren Mobile App 2026
- Flutter Developer
- Pembuatan Aplikasi Mobile
- UI UX Design
- Ruby on Rails
- Web Development
- Keamanan Siber
- Startup IT
- Audit UI/UX
- Jasa Desain Website
- Konversi Website
- Wiradipa Nusantara
- Memilih Digital Agency
- Konsultan Digital
- Digital Marketing Jakarta
- Strategi Korporasi
- Content Strategy B2B
- Content Marketing Korporat
- Digital Marketing Agency
- Otoritas Brand
- Anggaran IT Perusahaan
- Efisiensi Biaya IT
- Konsultan IT Bandung
- Digital Transformasi
- ROI Teknologi
- Sistem Approval Internal
- Otomatisasi Proses Bisnis
- Aplikasi HR Kustom
- Efisiensi Operasional
- aplikasi mobile kustom
- jasa pembuatan aplikasi android
- ios developer
- Keunggulan Flutter
- Aplikasi Cross Platform
- Jasa Developer Flutter
- Mobile App Development
- biaya pembuatan aplikasi
- harga aplikasi mobile
- estimasi proyek IT
- mobile marketing strategi
- digital marketing aplikasi
- retensi user
- UI UX aplikasi mobile
- jasa desain UI UX
- desain aplikasi android
- retensi pengguna
- integrasi aplikasi mobile
- sistem ERP kustom
- backend ruby on rails
- efisiensi bisnis
- keamanan aplikasi mobile
- aplikasi enterprise aman
- proteksi data korporat
- aplikasi absensi lapangan
- aplikasi sales kustom
- produktivitas karyawan
- manajemen tim lapangan
- KOL untuk aplikasi
- promosi aplikasi
- KOL management agency
- kesalahan pembuatan aplikasi
- konsultan pembuatan aplikasi
- developer terpercaya
- strategi IT korporat
- digitalisasi sektor publik
- e-government indonesia
- vendor IT pemerintahan
- konsultan IT BUMN
- lelang pengadaan IT
- keamanan aplikasi pemerintahan
- web app pemerintahan
- standar keamanan IT
- aplikasi layanan masyarakat
- pembuatan aplikasi pemerintahan
- gov tech agency
- content strategy pemerintahan
- humas digital pemerintahan
- kampanye publik
- komunikasi publik
- sistem manajemen data
- web app ruby on rails
- aplikasi database kustom
- efisiensi instansi
- website instansi pemerintah
- UI UX website publik
- KOL kampanye sosial
- KOL management pemerintahan
- influencer edukasi
- strategi komunikasi publik
- digital marketing BUMN
- agency BUMN
- strategi promosi program
- transformasi digital BUMN
- agile proyek IT
- manajemen proyek IT
- konsultan IT agile